Tabel dan Font di Sticky Notes
02 Feb 2011 Leave a Comment
in Tips dan Trik Tags: Sticky Notes
Dalam Windows Seven ada fasilitas penulisan pesan di kertas yang bisa di tampilkan di layar yang berupa Sticky Notes. Disana dapat menggunakan Sticky Catatan untuk menulis “to-do list”, menuliskan nomor telepon, atau melakukan hal lain seperti pesan-pesan singkat yang akan mengingatkan apa yang harus dilakukan atau mau dilakukan dengan menggunakan pad kertas. Untuk itu dapat menggunakan Sticky Notes dengan pena tablet atau keyboard standar. Untuk menulis catatan menggunakan pena tablet, cukup mulai menulis di catatan di mana Anda ingin tinta untuk muncul. Untuk mengetik catatan, klik di mana Anda ingin teks muncul, dan kemudian mulai mengetik. Seperti yang biasa dilakukan berdasarkan anjuran dari Microsoft di Using Sticky Notes.
Di lain waktu saya membuat jadwal ngajar di Ms.Excel dengan menggunakan tabel, tapi kemudian terpikirkan alangkah baiknya jika tabel ini bisa saya tampilkan di layar dengan mengunakan Sticky Notes, sehingga pada saat laptop saya hidupkan sudah dapat melihat tampilan tersebut sebagai pengingat jam mengajar. Karena pada dasarnya saya mencari yang mudah dan cepat, kalau harus mengetik di Sticky Notes alangkah repot dan memakan waktu. Dengan dasar inilah maka saya mencoba untuk meng-copy jadwal mengajar saya di Ms.Excel tadi ke Sticky Notes, eeee… ndak diduga kok bisa… dan hasilnya tampak seperti gambar di bawah ini:

Tampilan Sederhana
Misteri Suku Maya
01 Sep 2010 Leave a Comment
in Peninggalan Bersejarah Tags: Suku Maya
Kicauan burung memanggil-manggil dari hutan, menggema di tengah reruntuhan pintu-pintu masuk yang gelap sekaligus mengundang para peneliti dan penjelajah selama bertahun-tahun.
Tim arkeolog internasional kini menyadari komunitas Maya kuno yang membangun reruntuhan Kiuic tampaknya meninggalkan pintu-pintu itu dengan terburu-buru. Meninggalkan petunjuk-petunjuk tentang peradaban mereka yang telah beku oleh waktu.
“Mengapa mereka pergi? Itu pertanyaannya,” kata George Bey, seorang arkeolog dari Millsaps College di Jackson, Missisipi, Amerika Serikat.
Orang-orang Maya kuno meninggalkan Kiuic, yang terletak di Puuc, di kaki bukit Yucatan, sekitar tahun 880.
“Segalanya sedang berlangsung dengan kecepatan penuh, pembangunan sedang berjalan, tetapi mereka tiba-tiba berhenti,” Bey bimbang.
Para arkeolog telah menjelajahi reruntuhan Kiuic lebih dari satu abad tetapi mulai bekerja di sana sejak tahun2000 dan Bey bersama rekan-rekannya telah menemukan sebuah bukti pertama dari situs yang ditinggalkan secara terburu-buru itu.
Orang Maya kuno menghuni rimba di dataran rendah Amerika Tengah selama Zaman Kegelapan di Eropa dan membangun peradaban yang terdiri dari piramida, istana, serta bertani dengan menebang dan membakar hutan lalu mulai menanam di lahan yang ditutupi abu.
Orang Maya memerintah negara-negara kota yang berperang satu sama lain, menciptakan sistem penanggalan yang rumit selama berabad-abad.
Ditinggalkannya monumen-monumen yang bertebaran terpusat itu merupakan salah satu misteri arkeologi yang paling diperdebatkan.
Semoga dengan kedatangan hari kemenangan bagi semua umat Islam yang telah menjalankan 
Recent Comments