Dinasti Nehru – Gandhi
16 Nov 2007 Leave a Comment
in Biography

Dinasti Nehru-Ghandi
Dinasti Nehru-Gandhi mendominasi kehidupan perpolitikan di India sejak bangsa itu meraih kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947. Tiga anggota keluarga (Jawaharlal Nehru, Indira Gandhi, dan Rajiv Gandhi) telah menjadi Perdana Menteri India. Kedua nama keluarga yang terakhir tersebut berakhir dengan pembunuhan. Dan sampai sekarang dinasti ini masih memainkan peranan penting didalam tubuh partai Konggres Nasional India.
Jawaharlal Nehru (1889-1964)

Jawaharlal Nehru
Pandit Jawaharlal Nehru, PM pertama India, memimpin negara sejak awal masa kemerdekaan hingga ia meninggal dunia pada tahun 1964.
Jawaharlal Nehru lahir pada 14 November 1889 di Allahabad salah satu kota di negara bagian Uttar Pradesh, India. Ayahnya Motilal Nehru adalah seorang advokat terkemuka. Dia salah satu pemimpin termuda di Pergerakan Kemerdekaan India. Nehru lebih muda lulus dari Universitas Cambridge, dan kembali ke India tahun 1912. Dibawah didikan seorang Mahatma Gandhi, Nehru menjadi seorang pemimpin yang kharismatik, radikal, dan mendukung kemerdekaan penuh dari Kekaisaran Britania (Inggris). Ia bangkit menjadi pemimpin sayap sosialis Kongres Nasional India dan perjuangannya adalah untuk kemerdekaan India. Setelah kemerdekaan India 15 Agustus 1947, ia menjabat sebagai Perdana Menteri India yang pertama dari tahun 1947 sampai ia meninggal pada bulan Mei 1964.
Nehru adalah juga seorang penulis, sejarawan amatir dan sarjana, sosialis yang keras, dan juga kepala keluarga dari Keluarga Nehru-Gandhi, salah satu kekuatan yang paling berpengaruh didalam dunia perpolitikan di India. Nehru juga seorang ahli pidato terkenal. Ia bisa memberikan banyak pidato tanpa persiapan dalam hari yang sama. Pidato yang paling terkenal adalah ”Tryst with Destiny“.
Candi Borobudur
27 Dec 2006 Leave a Comment

Gambar 1. Borobudur tampak samping...
wikipedia.org – Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.
Nama Borobudur

Gambar 2. Borobudur tampak atas...
Banyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya “gunung” (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah “tinggi”, atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti “di atas”. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.
Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan, pendiri Borobudur adalah raja dari dinasti Syailendra bernama Samaratungga sekitar 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad.
Info lainnya:
Kota yang Hilang: Machu Picchu
27 Dec 2006 Leave a Comment
in Peninggalan Bersejarah Tags: Kota

Machu Picu
wikipedia.org
Machu Picchu (“Gunung Tua” dalam bahasa Quechua; sering juga disebut “Kota Inca yang hilang”) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco. Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya pada 1911. Peru kemudian melakukan usaha-usaha legal untuk mengambil kembali artifak-artifak yang dibawa oleh Bingham dari situs tersebut.
Situs tersebut kemungkinan adalah simbol yang paling dikenal dari kerajaan Inca. Situs tersebut telah ditunjuk sebagai Situs Warisan dunia UNESCO sejak tahun 1983 sekaligus menjadi obyek yang paling mendapatkan perhatian akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh pariwisata.
Info lainnya:
Recent Comments